Archive for July 2018

by Admin

Jul 31, 2018

12 Pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke kami

Frequently Asked Question (FAQ)

Inilah 12 pertanyaan yang paling sering ditanyakan kepada kami:

 

1. Saya sudah beli, tapi Size nya kekecilan/kebesaran. Bisa tukar Size ngak?

Bisa Mom. Barangnya dikirim kembali ke Kantor kami, lalu kami akan mengirim penggantinya ke alamat Mom.

 

2. Size yang saya mau tukar tidak ada, bisa tukar dengan Model lain ngak? 

Bisa Mom. Pilih Model lain yang ingin ditukar, lalu Mom tinggal menghubungi Whatsapp/LINE staff Customer Service kami. 

3. Barang sudah sampai, tapi ternyata Suami atau Mertua saya tidak suka. Bisa Refund (kembali uang) ngak? 

Bisa Mom. Hubungi CS kami dan Refund akan kami jalankan maksimal dalam 2x24 Jam melalui Bank Transfer. Uang Mom akan kami Refund 100%, tanpa dipotong biaya apapun.

 

4. Produk sudah saya terima lalu saya cuci untuk pertama kalinya. Namun setelah pencucian pertama, pakaiannya luntur atau print motifnya pudar/mengelupas. Saya bisa tukar atau minta uang saya kembali?

Bisa. Mom mempunyai opsi:
a. Tukar dengan produk yang sama,
b. Tukar dengan produk yang berbeda,
c. Refund atau meminta uang kembali 100%.

 

5. HEYBOY & HEYTIMMY ada kasih Garansi 30 Hari Uang kembali, apa sih maksudnya?

Maksudnya adalah apabila Mom tidak cocok dengan produk yang sudah dibeli, kami menjamin untuk mengembalikan 100% uang Mom dalam rentang waktu 30 hari setelah Mom membeli produk tersebut.

 

6. Ada Gratis Ongkos Kirim ngak?

Kami memberikan Gratis Ongkos Kirim menggunakan JNE REG ke area Jabodetabek dengan minimum belanja Rp. 250,000. Lalu Gratis Ongkos kirim ke seluruh kota di Indonesia dengan minimum belanja Rp. 400,000.

  

7. Belanja Online bisa bayar pakai Kartu Kredit?

Bisa. Kami mempunyai 3 Opsi pembayaran yaitu:
a. Bank Transfer ke BCA atau Mandiri,
b. Paypal (khusus untuk pembeli dari Luar Negeri)
c. Kartu Kredit
Kami tidak mengenakan biaya tambahan (extra charge) untuk transaksi menggunakan Kartu Kredit.

 

8. Saya mau lihat produk fisiknya, saya bisa lihat dimana yah?

Kalau Mom di Jakarta, bisa langsung menemukan kami dengan search: HEYBOY & HEYTIMMY Store di Google Maps. Atau Mom juga bisa langsung datang ke Counter kami di:

- Central Grand Indonesia
- Central Neo Soho
- SOGO Plaza Senayan

Kalau Mom ada di Surabaya, bisa langsung ke Counter kami di SOGO Pakuwon Mall Surabaya.

 

9. Selain pesan di Website, apakah bisa pesan melalui LINE atau Whatsapp?
Bisa. Mom bisa langsung hubungi Whatsapp kami dengan Klik disini: 087875695111 atau add LINE kami di @heyboykidswear. Staff kami akan membantu Mom untuk melakukan pemesanan.

 

10. Produk HEYBOY & HEYTIMMY dibuat dimana? Lalu kain yang digunakan seperti apa? 

HEYBOY & HEYTIMMY adalah Brand Lokal asli dari Indonesia. Semua produk HEYBOY & HEYTIMMY dibuat di Indonesia, tepatnya di Jawa Barat dan kami hanya menggunakan bahan 100% katun. Ini dikarenakan kami peduli dengan pergerakan anak Mom yang aktif dan mudah berkeringat. Oleh karena itu, penting sekali menggunakan bahan 100% katun.

 

11. Bagaimana sih cara mudah membedakan bahan 100% katun alami dengan bahan polyester (sintetis)?

Ada banyak cara. Namun cara yang paling mudah adalah dengan meremas bahan tersebut dengan tangan Mom. Apabila bahan tersebut setelah diremas sangat lecak, berarti bahan tersebut mengandung katun. Semakin lecak berarti kandungan katun alaminya semakin banyak. Sebaliknya, apabila bahan tersebut setelah diremas tetapi tetap rapih atau lecaknya hanya sedikit, berarti besar kemungkinan bahan tersebut mengandung polyester.

 

12. Slogan Brand HEYBOY & HEYTIMMY itu adalah “A Piece of Happiness”, apa sih maksudnya?

HEYBOY & HEYTIMMY mempunyai Misi untuk selalu membuat orang-orang tersenyum melalui produk-produk yang kami buat. Untuk itu Mom akan selalu melihat produk kami yang berwarna-warni (Fun), nyaman dipakai dengan cutting yang tidak ketat (Comfy) dan di Design dengan motif yang sedikit usil/jahil (Silly) layaknya dunia anak-anak yang polos dan imajinatif.

 

Lihat produk kami dengan Klik disini --> Click Me <--

Pesan melalui Whatsapp --> Click disini <--



by Admin

Jul 26, 2018

Makna dan Hikmah yang dapat dipetik dari Hari Raya Idul Adha

Hari Raya Idul Adha jatuh pada setiap tanggal 10 bulan Dzulhijjah yaitu bulan terakhir di tahun Hijirah dalam penanggalan Islam. Idul Adha juga dikenal sebagai “Hari Raya Kurban”. Hari Raya Idul Adha 2018 ini jatuh pada hari Rabu, tanggal 22 Agustus 2018.

Pada periode ini, semua umat Muslim yang menunaikan Ibadah Haji yaitu Wukuf di Arafah. Umat Muslim memakai pakaian serba putih dan tidak berjahit, yang di sebut pakaian Ihram. Hal ini melambangkan persamaan Akidah dan pandangan hidup, semuanya merasa sederajat. Sama-sama mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Kuasa, sambil bersama-sama membaca kalimat Talbiyah.

Bagi umat Muslim yang belum mampu melakukan perjalanan haji, maka ia diberi kesempatan untuk berkurban, yaitu dengan menyembelih hewan qurban sebagai simbol ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT.

Idul Adha dinamai juga “Idul Nahr” artinya Hari Raya Penyembelihan. Hal ini untuk memperingati ujian paling berat yang dialami oleh Nabi Ibrahim. Akibat dari kesabaran dan ketabahan Ibrahim dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan, Allah memberinya sebuah anugerah, sebuah kehormatan “Khalilullah” (Kekasih Allah).

Inilah Hikmah dan Makna yang dapat dipetik dari peristiwa bersejarah Nabi Ibrahim yang dapat digunakan sebagai refleksi di Hari Raya Idul Adha 2018 ini:

1. Meningkatkan Taqwa

Keikhlasan Ibrahim untuk menyembelih anak kesayangannya, Ismail, atas perintah Allah menandakan tingginya tingkat ketakwaan Nabi Ibrahim. Lalu dengan Kuasa Allah ternyata yang disembelih bukan Ismail melainkan domba. Peristiwa ini pun mencerminkan Islam sangat menghargai nyawa dan kehidupan manusia, Islam menjunjung tinggi peradaban manusia.

Pengertian taqwa terkait dengan ketaatan seorang hamba pada Sang Khalik dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Nya. Ajaran Islam mengemas kehidupan secara harmoni seperti halnya kehidupan dunia-akhirat. Bahwa kelak untuk meraih kehidupan Hasanah di akhirat, perlu melalui kehidupan yang Taqwa di dunia ini yang merupakan ladang untuk memperbanyak kebajikan dan memohon Ridho-Nya agar tercapai kehidupan dunia dan akhirat yang Hasanah.

2. Memperkuat Hablum minnalah (Hubungan kepada Allah) dan Hablum minannas (Hubungan antar sesama manusia)

Kehidupan saling tolong menolong dan gotong royong dalam kebaikan merupakan ciri khas ajaran Islam. Dalam konteks ini, seorang Muslim diingatkan untuk siap sedia berkurban demi kebahagiaan orang lain khususnya mereka yang kurang beruntung, waspada atas godaan dunia agar tidak terjeremus dalam berperilaku tidak terpuji, seperti serakah, mementingkan diri sendiri, dan lalai beribadah.

Dengan menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada kaum tak berpunya, itu merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial seorang umat Muslim kepada sesamanya yang tidak mampu.

Artikel ini dirangkum dari sumber:

https://bit.ly/1L4NARF